Khasiat / Manfaat Jahe bagi Tubuh dan Kesehatan

Tahukah Anda bahwa jahe merupakan rempah-rempah paling sehat yang ada di dunia? Di Asia sendiri jahe umum digunakan sebagai bahan masakan. Jahe juga mampu digunakan sebagai penambah rasa pada makanan dan minuman tanpa wajib memberikan bumbu tambahan lainnya.

Disamping itu, tenyata jahe juga punya segudang kegunaan untuk kebugaran keliru satunya adalah menyembuhkan masalah pencernaan layaknya mual, kehilangan nafsu makan, mabuk perjalanan, serta mengurangi rasa nyeri.

 

Bagi Anda yang tengah didalam program diet pun tidak wajib kuatir berat badan makin tambah karena jahe kebanyakan hanya dikonsumsi didalam kuantitas kecil, sehingga jahe tidak menaikkan kalori didalam kuantitas yang signifikan.

 

Manfaat Jahe untuk Kesehatan

Lalu apa saja manfaaat lain dari jahe bagi kesehatan? selanjutnya kegunaan jahe untuk kebugaran yang dapat dukungan oleh bermacam penelitian ilmiah:

 

Jahe punya kandungan Gingerol yang berfungsi sebagai obat

 

Jahe merupakan tumbuhan yang berasal dari Cina, bagian dari keluarga Zingiberaceae, sama layaknya kunyit dan lengkuas. Akar atau bagian bawah batang jahe biasa digunakan sebagai bumbu, inilah yang disebut akar jahe atau jahe.

 

Aroma dan rasa yang unik dari jahe berasal dari cairan alami di dalamnya, yakni gingerol. Gingerol adalah senyawa bioaktif utama didalam jahe yang mampu memberi efek anti-inflamasi dan antioksidan.

 

Jahe telah digunakan sebagai obat tradisional maupun alternatif sejak zaman dahulu karena mampu menunjang masalah pencernaan, mengurangi mual, dan mampu menyembuhkan flu dan pilek. Jahe mampu dikonsumsi secara langsung, dikeringkan, dijadikan bubuk, atau bersifat cairan didalam wujud jus. Selain itu jahe juga sering ditambahkan pada makanan olahan dan kosmetik.

 

Jahe menghentikan mual di pagi hari

 

Jahe amat efektif untuk menghentikan mual dan muntah sesudah operasi, serta untuk pasien kanker yang tengah didalam kemoterapi. Selain itu, didalam sebuah penelitian yang melibatkan 1.278 ibu hamil, ditemukan bahwa 1,1 hingga 1,5 gram jahe mampu menunjang mengurangi mual di pagi hari (morning sickness).

 

Meskipun jahe terbukti amat safe untuk dikonsumsi, sebaiknya hubungi dokter lebih-lebih dahulu bila Anda menginginkan mengkonsumsinya didalam kuantitas besar pada jaman kehamilan. Beberapa orang yakin bahwa konsumsi jahe didalam kuantitas besar mampu berisiko keguguran, namun belum ada penelitian yang menunjang pengakuan tersebut.

 

Jahe mengurangi nyeri otot dan rasa sakit

 

Jahe telah terbukti efektif melawan nyeri otot sesudah latihan dan berolahraga. Sebuah penelitian menyatakan konsumsi 2 gram jahe per hari selama 11 hari mampu mengurangi nyeri otot pada mereka yang melaksanakan latihan siku.

 

Meskipun manfaat berasal dari jahe tidak mampu dirasakan secara langsung namun jahe efektif kurangi nyeri otot berasal dari hari ke hari.

 

Efek anti-inflamasi terhadap jahe bantu menyembuhkan radang sendi

 

Radang sendi meruapakan kasus kesehatan yang lazim berjalan terhadap siapapun. Biasanya radang sendi melibatkan degenerasi sendi dalam tubuh dan mengakibatkan rasa sakit atau sendi menjadi kaku.

 

Dalam penelitian yang melibatkan 247 orang yang menderita radang sendi lutut, mereka direkomendasi untuk konsumsi ekstrak jahe dan hasilnya rasa sakit yang dirasakan berkurang, agar mereka tidak ulang perlu obat pereda nyeri .

 

Dalam penelitian lain diketahui bahwa kombinasi berasal dari jahe, kayu manis dan minyak wijen mampu kurangi rasa sakit dan kaku sendi jikalau dikonsumsi secara berkala.

 

Jahe kurangi nyeri menstruasi

 

Nyeri terhadap sementara menstruasi atau disebut dysmenorrheal adalah rasa sakit yang dirasakan terhadap sementara menstruasi. Jahe dipercaya mampu kurangi nyeri tersebut.

 

Sebuah penelitian terhadap 150 perempuan yang diinstruksikan konsumsi 1 gram bubuk jahe per hari sepanjang 3 hari masa menstruasi. Hasilnya, jahe kurangi rasa nyeri selanjutnya layaknya obat mefenamic acid maupun ibuprofen.

 

Jahe mampu turunkan persentase kolesterol

 

Kadar kolesterol jahat yang tinggi mampu tingkatkan resiko penyakit jantung. Perlu diketahui makanan yang Anda makan miliki efek kuat terhadap persentase kolesterol dalam tubuh Anda.

 

Pada penelitian sepanjang 45 hari terhadap 85 orang yang miliki persentase kolesterol tinggi, hasilnya 3 gram jahe bubuk mampu kurangi persentase kolesterol secara signifikan. Penelitian ini didukung oleh penelitian hypothyroid terhadap tikus, dimana ekstrak jahe kurangi persentase kolesterol jahat serupa halnya bersama dengan obat-obatan.

 

Jahe memiliki kandungan senyawa pencegah kanker

 

Kanker merupakan penyakit sungguh-sungguh yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel abnormal secara tidak terkontrol. Ekstrak jahe udah dibuktikan sebagai obat alternatif untuk beberapa jenis kanker.

 

Pada penelitian yang melibatkan 30 orang, 2 gram ekstrak jahe per hari mampu kurangi molekul pro-inflamasi terhadap usus besar. Namun, penelitian lebih lanjut perihal risiko kanker usus besar belum mengkonfirmasi perihal temuan tersebut.

 

Jahe menolong tingkatkan manfaat otak

 

Penelitian terhadap hewan menemukan bahwa antioksidan dan senyawa bioaktif terhadap jahe mampu menahan respon inflamasi yang berjalan di otak.

 

Dalam penelitian lain, yang melibatkan 60 perempuan lanjut usia, ekstrak jahe terbukti mampu tingkatkan sementara reaksi dan memori. Jahe mampu menolong melawan rusaknya terhadap otak akibat umur dan tingkatkan manfaat kerja otak terhadap perempuan lanjut usia.

 

Senyawa aktif terhadap jahe efektif untuk melawan infeksi

 

Gingerol, senyawa bioaktif utama dalam jahe, mampu menolong melawan dan menahan terjadinya infeksi. Faktanya, ekstrak jahe mampu menahan pertumbuhan berbagai jenis bakteri.

 

Gingerol sangatlah efektif untuk melawan berbagai bakteri yang biasanya bersarang di mulut, yang menjadi penyebab utama radang gusi, layaknya gingivitis, serta penyakit yang terkait gigi dan gusi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *